KABUPATEN KEDIRI, JAWA TIMUR – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Kediri mengeluarkan peringatan keras bagi para spekulan dan oknum pedagang yang mencoba melakukan penimbunan bahan pangan maupun permainan harga selama bulan Ramadan, Sabtu (7/3). Langkah tegas ini diambil guna menjamin ketersediaan stok dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat. Kepolisian menegaskan bahwa segala bentuk praktik ilegal yang memicu kelangkaan barang akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku.

Tim Satgas Pangan kini tengah mengintensifkan pemantauan secara real-time di berbagai pasar tradisional, ritel modern, hingga gudang-gudang distributor di wilayah Kabupaten Kediri. Fokus pengawasan meliputi komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, gula pasir, dan daging. Jika ditemukan adanya distributor yang sengaja menahan stok demi meraup keuntungan pribadi atau menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), pihak kepolisian tidak akan segan untuk melakukan penyegelan dan memproses hukum pelakunya.

Kapolres Kediri selaku Ketua Satgas Pangan Daerah menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong (panic buying). Pihaknya menjamin bahwa hingga saat ini rantai pasok pangan di wilayah Kediri masih dalam kategori aman dan mencukupi untuk kebutuhan Idul Fitri mendatang. Sinergi antara kepolisian dengan dinas terkait terus diperkuat melalui operasi pasar murah guna menekan laju inflasi dan melindungi daya beli masyarakat di seluruh lapisan.