KEDIRI, kupasfakta.online — Suasana Minggu pagi di Kota Kediri terasa berbeda. Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama Wali Kota Madiun Maidi tampak kompak mengayuh sepeda, menyusuri sejumlah ruas Kota Kediri. Kegiatan gowes bersama ini bukan sekadar olahraga, melainkan simbol kebersamaan dan komitmen memperkuat kolaborasi antar daerah.
Rute gowes dimulai dari Balai Kota Kediri dan berakhir di kawasan wisata alam Sumber Jiput, salah satu permata hijau Kota Kediri yang menyimpan potensi besar di bidang ekowisata. Setibanya di lokasi, kedua kepala daerah berkeliling kawasan sumber mata air, menikmati keasrian lingkungan, memberi makan ikan, hingga menyerap langsung potensi wisata alam yang dimiliki Kota Kediri. Kebersamaan makin hangat saat keduanya menyantap nasi pecel, kuliner khas Kota Kediri.
Wali Kota Madiun Maidi mengaku terkesan dengan keberadaan Sumber Jiput. Menurutnya, kawasan ini bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga memiliki nilai ekologis penting bagi keberlanjutan lingkungan kota.
“Pagi ini kami keliling dan ternyata ada wisata Sumber Jiput. Hebat, oksigennya luar biasa. Ini harus disempurnakan tapi jangan sampai mengubah keasliannya. Bila perlu pohonnya ditambah, lalu diberi jembatan kaca pasti lebih bagus,” ujar Maidi.
Maidi menegaskan, gowes bersama ini sekaligus menjadi sarana untuk melihat dan memetakan berbagai potensi Kota Kediri yang ke depan bisa dikerjasamakan dengan Kota Madiun. Mulai dari potensi pertanian, buah, hingga sayuran, semuanya dinilai memiliki peluang besar untuk dikolaborasikan demi memperkuat ekonomi daerah.
“Potensi di sini akan kita bawa ke Madiun, dan potensi yang kita miliki akan dibawa ke Kota Kediri. Salah satu yang paling penting adalah menekan inflasi. Kalau inflasi tinggi, masyarakat bingung. Kalau inflasi terkendali, harga kuliner bisa tetap murah,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyambut positif sinergi yang terjalin. Ia berharap kolaborasi antara Kota Kediri dan Kota Madiun dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya petani dan pedagang.
“Beliau akan mengambil sayuran dan buah yang ada di Kota Kediri. Bahkan rencananya akan berkeliling ke beberapa pasar. Tentunya kami senang karena beliau sudah melihat langsung bahwa kota kita memiliki banyak potensi,” ungkap Vinanda.
Wali kota termuda ini juga menambahkan bahwa kunjungan jajaran Pemerintah Kota Madiun ke Kediri menjadi bagian dari penguatan program Kediri City Tourism (D’CITO). Kegiatan ini sekaligus menunjukkan wajah Kota Kediri sebagai kota dengan wisata berbasis alam, lingkungan, dan ruang publik yang ramah masyarakat.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Wali Kota Kediri dan Wali Kota Madiun melakukan penanaman pohon di kawasan Sumber Jiput sebagai simbol komitmen menjaga kelestarian lingkungan. Pohon yang ditanam antara lain Mangga Kiojay, Kelengkeng, dan Rambutan, mencerminkan harapan akan keberlanjutan dan kesejahteraan di masa depan.
Kegiatan ini turut didampingi oleh Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Pj Sekda M. Ferry Djatmiko, jajaran Pemerintah Kota Madiun, jajaran Pemerintah Kota Kediri, serta tamu undangan lainnya.
Gowes sederhana ini pun menjelma menjadi pesan kuat: kolaborasi, lingkungan lestari, dan ekonomi rakyat adalah arah bersama dua kota bertetangga yang siap tumbuh berdampingan.

0 Komentar