KEDIRI, kupasfakta.online — Pemerintah Kabupaten Kediri tak lagi menunggu anak datang ke sekolah. Kini, sekolah yang mendatangi anak. Melalui terobosan Home Visit ATS (Anak Tidak Sekolah) Awards 2026, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kediri melancarkan gerakan masif menekan angka putus sekolah hingga 80 persen.
Program ini bukan sekadar seremoni. Disdik mengajak seluruh elemen masyarakat—mulai dari guru, tenaga kependidikan, kepala desa, hingga warga—turun langsung ke lapangan untuk menjemput kembali masa depan anak-anak Kediri yang tercecer dari bangku pendidikan.
Kepala Disdik Kabupaten Kediri, Mokhamat Muhsin, menegaskan bahwa negara tidak boleh abai terhadap hak dasar pendidikan.
“Pemkab Kediri berkomitmen menjamin hak pendidikan seluruh warganya. Karena itu, kami menggelar percepatan penanganan anak tidak sekolah melalui Home Visit ATS Awards 2026,” tegasnya.
Melalui program ini, guru dan masyarakat didorong aktif melakukan kunjungan langsung ke rumah anak-anak yang putus sekolah, membujuk, memotivasi, sekaligus memfasilitasi mereka agar kembali bersekolah—baik di jalur formal maupun nonformal.
Tak hanya menargetkan penurunan angka putus sekolah, kegiatan ini juga menjadi ajang penyemangat dan apresiasi bagi para pendidik dan relawan pendidikan yang bekerja di balik layar.
“Acara ini terbuka untuk semua guru, tenaga pendidikan, stakeholder, dan masyarakat luas. Bahkan ibu-ibu PKK, pengusaha, komunitas seni, OPD terkait, hingga pemerintah desa kami libatkan aktif,” ujar Muhsin.
Kategori Peserta Luas, Semua Bisa Terlibat
Home Visit ATS Awards 2026 membuka banyak kategori peserta, antara lain:
Tenaga pendidik PAUD/TK
Guru SD/MI
Guru SMP
Guru SLB (SDLB, SMPLB, SMALB)
Guru SMA dan SMK
Tenaga pendidik RA, MI, MTs, MA
Pegawai OPD
Karang Taruna
Operator desa
Kepala desa
Tahapan babak penyisihan akan berlangsung pada 2–7 Februari 2026, sementara pengumuman pemenang dijadwalkan 15 Februari 2026.
Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi, pendaftaran dibuka melalui tautan:
👉 https://s.id/ALLHomeVisitATSAward2026
Informasi lanjutan juga tersedia di Instagram @disdikkabkediri dan @radarkedirievent, atau bisa menghubungi narahubung di 0856-4517-6161.
Dengan gerakan ini, Pemkab Kediri mengirim pesan tegas: tidak boleh ada satu pun anak yang kehilangan masa depan hanya karena terputus dari pendidikan.
.webp)
0 Komentar