Kediri, kupasfakta.online – Institut Teknologi Sepuluh Nopember ITS Surabaya turun langsung ke jantung ekonomi rakyat Kota Kediri Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat dan Kuliah Kerja Nyata ITS menggarap serius pengembangan kawasan kuliner halal di Kelurahan Kaliombo
Program yang dimulai sejak Agustus hingga akhir tahun ini tidak sekadar simbolik ITS hadir dengan kerja konkret mulai dari penguatan infrastruktur branding kawasan hingga pendampingan legalitas dan sertifikasi halal bagi pelaku usaha kuliner
Koordinator Pengabdian kepada Masyarakat ITS di Kelurahan Kaliombo Dr Dewi Septanti menjelaskan kegiatan diawali dengan pembukaan resmi di kantor kelurahan dan diterima langsung oleh lurah setempat Setelah itu tim dosen dan mahasiswa langsung bergerak ke lapangan
Menurutnya proses pengembangan kawasan tidak instan karena desain dan konsep terus dimatangkan bersama Karang Taruna Kaliombo sebagai pengguna utama Pendekatan partisipatif ini dilakukan agar hasilnya benar benar sesuai kebutuhan warga
Program ini melibatkan sembilan dosen ITS dan sejumlah mahasiswa KKN dengan fokus utama branding kawasan kuliner halal Perubahan wajah kawasan diharapkan mampu mengerek perekonomian warga mengingat Kaliombo berada di kawasan urban dengan ratusan pelaku UMKM
Dewi menegaskan Kaliombo memiliki potensi besar sebagai sentra wisata kuliner halal Mengingat mayoritas masyarakat Kediri beragama Islam konsep kuliner halal dinilai bukan hanya relevan tetapi strategis untuk dijadikan ikon kota
Data yang dihimpun menyebutkan terdapat lebih dari 200 pelaku usaha kuliner di kawasan tersebut Karena itu perencanaan penataan kawasan dilakukan dengan prinsip keberlanjutan agar pertumbuhan ekonomi tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan maupun warga
Tak hanya pembangunan fisik ITS juga melakukan pendampingan nonfisik selama kurang lebih empat bulan Pendampingan itu mencakup proses awal sertifikasi halal pengurusan Hak Kekayaan Intelektual pembuatan video promosi penyusunan laporan publikasi ilmiah hingga desain kawasan
ITS bahkan telah menyerahkan desain teknis kawasan kepada Karang Taruna Kaliombo sebagai bahan rujukan mulai dari konsep gapura pencahayaan hingga tata kawasan halal
Dewi menegaskan ITS siap melanjutkan pendampingan jika diminta kembali Namun pelaksanaan lanjutan tentu membutuhkan dukungan pemerintah daerah terutama dalam aspek perizinan dan pendanaan
Kolaborasi antara perguruan tinggi pemerintah daerah dan masyarakat ini diharapkan mampu menjadikan Kaliombo sebagai destinasi unggulan wisata kuliner halal Kota Kediri
Ketua Karang Taruna Kaliombo Rendy Agung Santoso menyambut positif kontribusi ITS Ia menyebut bantuan pembangunan dapur yang diberikan sangat menunjang operasional kedai yang dikelola karang taruna dan meningkatkan produktivitas warga
Selain itu desain kawasan yang disusun ITS dinilai sangat membantu proses branding kampung kuliner yang sejak 2023 telah direncanakan warga Kaliombo
Rendy mengungkapkan gagasan pengembangan kawasan akhirnya menemukan bentuk konkret setelah adanya kolaborasi dengan ITS melalui musyawarah bersama warga
Kaliombo kini tidak lagi sekadar deretan warung makan Kawasan ini tengah diproyeksikan menjadi wajah baru ekonomi halal Kediri berbasis ilmu pengetahuan kolaborasi dan kekuatan masyarakat lokal

0 Komentar